Minggu, 27 Agustus 2017

PEJUANG LDR



BETAPA SUSAHNYA LDR


LDR yang biasa disebut dengan Long Distance Relationship,tapi biar GAHOEL diringkes aja jadi LDR dan lebih kece juga daripada HJJ (Hubungan Jarak Jauh)

Perkenalkan aku adalah salah satu penganut aliran asmara bernama LDR. LDR itu gampang-gampang susah tapi banyak susahnya sih, soalnya kadang racun cemburu yang dibumbui dengan curiga berlebihan membuat hubungan jadi ruwet yang berakhir dengan kalimat “lo gue end” alias putus bin bubar.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam LDR

1.      KOMITMEN
Suatu komitmen sangatlah dibutuhkan oleh pejuang LDR dimana kalian harus berkomitmen untuk tetap menjaga hati, menjaga hati dari godaan SETAN-SETAN, walaupun jarak memisahkan kalian.
2.      SETIA
Hal ini tidak kalah penting dengan komitmen. Komitmen tanpa aksi ya mubah.. ntar khilaf lupa sama komitmennya terus selingkuh. Tapi kalau sudah bertekad untuk saling setia yakinlah sampai akhir cerita hubungan kalian akan adem ayem selamanya.
NB : dua-duanya harus sama-sama setia, berjuang bareng ya J kalau cuma satu yang setia mah sama aja boong.
3.      SIAPIN MODAL
Selain modal buat nikah, modal PULSA juga penting banget nih.. HaHa cinta butuh modal cind, apa lagi yang LDR_an #kayaaku_eh J
Kalau gak ada pulsa meh gimana? Mau kabar-kabaran lewat POS nah kalau jelas alamatnya, kalau kaya aku?? Apa mau pak posnya nganter ke tengah laut J
4.      SIAP MENTAL
Loh LDR butuh mental?? Kaya mau uji nyali aja.. weh weh mental pejuang LDR itu lebih serem dari uji nyali. Siap mental buat nahan kangen, siap mental buat positive thinking meski banyak prasangka buruk menghantui pikiranmu, siap mental buat ngurangi uang jajan terus nabung buat beli pulsa juga hahaha.

KAMU



KAMU
(n) adalah orang yang sering aku ceritakan dan aku banggakan didepan teman dan sahabatku.








Entah kesurupan apa aku ini, mendadak jari jemariku ingin menari di atas keybord lappyku mendeskripsikan perasaan yang ada dihatiku saat ini tentang seseorang, seseorang yang jauh disana.
LDR, tiga huruf yang pernah menjadi momok dalam hidupku. Hubungan seperti ini sudah tidak asing lagi bagiku karena sebelum ini aku pernah menjalaninya tapi . . . tapi . . . :)  KANDAS
Namun dengan kegagalan yang pernah aku alami yakiind dech gak bikin aku kapok cuma bikin trauma dikit :) :)

Ini tentang kisah awal aku dekat dengan kamu, kamu bukanlah orang asing bagiku karena sebelumnya aku sudah tahu kamu lebih tepatnya sekedar tahu tentang kamu.
Entah tak terpikir olehku akan sampai sejauh ini denganmu . . . karena saat itu aku masih rapuh dan belum bisa percaya dengan seorang lelaki, bahkan sampai menjalani hubungan LDR lagi. 9 Februari adalah tanggal pertama kali kamu minta kontakku setelah sekian tahun kamu menghilang dari peradaban. Kamu datang merebut hatiku, membawaku kembali merasakan indahnya cinta setelah terbungkam lama oleh kesepian dalam kesibukan dengan mantanku sebelumnya.

Setelah berjalannya waktu, kita saling support, saling mengerti satu sama lain, saling menguatkan, saling sayang, dan saling percaya. Situasi semacam ini yang membuatku nyaman sama kamu dan membuatku menjadi lebih yakin menjalin hubungan denganmu.

Tidak ada manusia yang sempurna begitu juga dengan aku, maka dari itu aku disebut dengan manusia. Tapi, bolehkah aku minta satu permintaan padamu?? Jangan lelah dengan sikapku yang manja, lebay, menyebalkan, dan childish ini ya :*

Maafkan aku sayang, yang sering membuatmu marah dengan sikap kekanak-kanakkanku yang selalu diracuni dengan perasaan cemburu dan curiga. Makasih untuk kamu yang selalu sabar menghadapiku, walaupun kita jarang ketemu langsung karena kita LDR_an tetapi do’a selalu mempertemukan kita. Semoga Allah memberikan jalan terbaik untuk kita, semoga kita bersatu dengan ikatan yang SAH. Aamiin.

Bertemu denganmu dengan keadaanku yang sekarang ini membuatku sadar kalau ternyata Allah memberiku sebuah petualangan baru. Kok bisa??? Bisa lah karena Allah ngasih pengalaman aku dapat pacar kece :p yang dimana-mana dilirik-lirik banyak cewek :( Eh bukan cuma itu tapi kamu bikin aku belajar menjadi dewasa, kamu bikin aku belajar untuk sabar, memahami akan situasi, dan masih banyak lagi.

Senin, 05 Desember 2016

PERCOBAAN INGENHOUSZ






I.         Pendahuluan


Percobaan ini pertama kali ditemukan oleh Jan Ingenhouz, karena itu dinamakan Percobaan Ingenhouz.   Fotosintesis merupakan proses sintesis senyawa organik dari senyawa anorganik dengan bantuan energi cahaya. Secara sederhana reaksi kimianya sebagai berikut:
6 CO2 + 6 H2O                                C6H12O6 + 6 CO2 
CO2 dan H2O merupakan bahan dasar fotosintesis yang diambil dari lingkungan. CO2 diambil dari udara sedangkan H2O diambil dari dalam tanah.
Tujuan percobaan ini adalah untuk membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan gas oksigen dan fotosintesis dipengaruhi oleh beberapa faktor

II.       Tujuan

Untuk menunjukkan  bahwa pada peristiwa fotosintesis dihasilkan gas O2.

III.      Alat dan bahan

Alat
Bahan
  1. Corong kaca   8 buah
  2. Tabung reaksi 8 buah
  3. Gelas kimia 1 liter 8buah
  4. Kawat penahan 8 buah
  5. Penjepit tabung reaksi 8 buah
6.      Tumbuhan air   Hydrilla verticilata (tumbuhan air untuk aquarium)  8 buah


IV.     Cara kerja

1.    Potonglah beberapa cabang tumbuhan air dan masukkan ke dalam kaca dengan bagian batang menghadap ke atas.
2.    Isilah gelas kimia dengan air sampai hampir penuh.
3.    Masukkan corong kaca dan tumbuhan air ke dalam gelas kimia berisi air sampai corong kaca terbenam air.
4.    Isilah tabung reaksi dengan air sampai penuh dan tutup mulut tabung reaksi dengan jempol.
5.    Masukkan tabung reaksi itu ke dalam air pada gelas kimia dengan posisi terbalik sementara jempol masih menutup tabung.
6.    Letakkan tabung reaksi yang berisi air itu di atas corong kaca dan tahan dengan penjepit tabung reaksi.
  


7.  Letakkan perangkat percobaan di tempat yang langsung terkena sinar matahari.
8.    Tunggu sampai keluar gelembung-gelembung pada tabung reaksi.
9.    Setelah perangkat alat diletakkan selama + 18 menit di tempat yang terkena cahaya langsung, pindahkan perangkat alat itu ke dalam ruangan dan tunggu selama 10 menit.

II.       Hasil percobaan

1.     Ketika alat diletakkan di tempat yang langsung terkena sinar matahari selama 10 menit terjadi munculnya gelembung. Sedangkan ketika alat diletakkan di dalam ruangan selama 10 menit terjadi tanpa gelembung.
2.     Adakah perbedaan kuantitas gelembung yang terjadi ketika alat diletakkan di tempat yang langsung terkena sinar matahari dibandingkan ketika alat diletakkan dalam ruangan ?
Ada
3.      Perbedaan banyak gelembung yang terjadi disebabkan : perlakuan yang dilakukan selama percobaan yang dipengaruhi oleh factor suhu, intensitas cahaya, dan kadar karbon dioksida yang tersedia yang sangat berpengaruh terhadap kecepatan proses fotosintesis.

III.      Pembahasan dan Kesimpulan


Pembahasan
Pada yang diletakkan di tempat dengan intensitas cahaya rendah, proses fotosintesisnya ternyata lambat (diketahui dari sedikitnya jumlah gelembung yang dihasilkan). Hal ini terjadi karena walaupun di dalam air terdapat CO2 terlarut tetapi energi yang tersedia (cahaya) untuk melakuan proses fotosintesis oleh hydrilla sangat sedikit. Sehingga, walaupun ada bahan baku, tetapi bila energi untuk mengolah tidak ada maka tidak akan terbentuk hasil.
Pada gelas dengan kondisi normal (tempat terkena cahaya matahari langsung), proses fotosintesis berjalan cepat karena pada air sebenarnya telah terdapat sejumlah CO2 terlarut dan mendapat energi yang banyak untuk melakukan proses fotosintesis tersebut. Akan tetapi jumlah gelembung yang terbentuk tidak sebanyak gelas kimia C. Hal ini disebabkan, walaupun keduanya sama – sama memiliki energi untuk produksi yang melimpah tetapi jumlah bahan baku yang tersedia tidak sama.

Kesimpulan
Terbukti bahwa dalam proses fotosintesis menghasilkan gas oksigen. Faktor intensitas cahaya yang terang (cukup/optimal) akan membuat proses fotosintesis menjadi cepat tetapi bila cahaya yang tersedia sedikit, proses fotosintesis menjadi lambat. Faktor kadar CO2 terlarut yang melimpah akan mengakibatkan proses fotosintesis berjalan dengan cepat karena CO2 merupakan bahan baku dari proses fotosintesis.